MUDIK Edisi 1| Salam Mudik | Editorial | Opini 1 | Opini 2|| Sajian Utama 1 | Sajian Utama 2 | Kunjung Kampung | Tokoh Kita| | Dialog Wong Cilik | Resensi Buku | Salam MUDIK
Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD), yang diprakarsai oleh FPPM, merupakan arena untuk menyemai gagasan dan mendorong gerakan pembaharuan desa. Sebagai sebuah forum terbuka, FPPD merupakan arena bagi proses pembelajaran (learning) dan pertukaran (sharing) pengetahuan & pengalaman multipihak dalam rangka perluasan informasi dan media belajar, FPPD menerbitkan majalah tiga bulanan yang diberi nama “Mudik”.
Mudik edisi pertama kali ini bertemakan Memperkuat Desentralisasi Desa. Pembangunan desa yang sedang dikaji oleh berbagai kelompok masyarakat saat ini masih harus mencari keterpaduan antara local governance di pihak lain dalam rangka mengupayakan kemandirian desa. Hal ini untuk membangun masyarakatnya sesuai nilai dan tatanan setempat. Dalam kontek ini upaya yang dilakukan oleh Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD) mengundang banyak partisipan yang terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perangkat desa, BPD, LSM, perguruan tinggi dan profesional, perusahaan, lembaga donor untuk terlibat aktif dalam proses pembaharuan desa menuju tatanan masyarakat yang lebih dinamis dan transformatif. Berkaitan dengan hal tersebut diatas FPPD ingin mengupayakan terjadinya perubahan kebijakan nasional yang berkaitan dengan desa. Upaya yang dilakukan adalah mendesakkan usulan alternatif atas perubahan UU No. 22/1999 kepada panitia khusus RUU DPR-RI tentang perubahan Atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999. Kenapa upaya ini dilakukan? Karena regulasi yang sedang digeluti oleh para pengambil kebijakan di tingkat nasional dipandang tidak efektif apabila regulasi tersebut berhenti pada tataran wacana dan aturan yang tidak bedampak terjadinya perubahan di tingkat masyarakat. Selain itu tim Mudik mencoba mengenal lebih dekat perjuangan salah satu anak bangsa di bidang pembaharuan desa melalui Tokoh Kita dan dinamika masyarakat melalui Kunjung Kampung. Harapan kami para pembaca dapat bertukar pengalaman melalui media sederhana ini sehingga terjadi perubahan tatanan yang lebih memihak kepada masyarakat khususnya masyarakat desa. Redaksi |
